ROTASI ALAM SEMESTA
Salah
satu sebab utama mengapa terjadi keseimbangan di alam senesta ini
adalah beredarnya benda-benda angkasa sesuai dengan orbit atau lintasan
tertentu. pengetahuan semacam ini bisa jadi kita ketahui akhir-akhir
ini, sementara gambaran ide orbit ini telah ada di dalam Al-Quran
ratusan abad yang lalu.
Allah SWT berfirman:
“Dan
Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.
Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Qs. Al-Anbiya)
Superclaster,
galaksi, bintang-bintang, planet, dan bulan berputar pada sumbunya dan
dalam sistemnya, dan alam semesta yang lebih besar bekerja secara
teratur seperti pada roda gigi suatu mesin. Tata surya dan galaksi kita
juga bergerak mengitari pusatnya masing-masing.
Setiap
tahun bumi dan tata surya bergerak 500 juta kilometer menjauhi posisi
sebelumnya. Dari hasil perhitungan para pakar sains, diketahui bila
suatu benda langit menyimpang sedikit saja dari orbitnya, hal ini akan
menyebabkan hancurnya sistem tersebut. Misalnya, marilah kita lihat apa
yang akan terjadi bila orbit bumi menyimpang 3 mm lebih besar atau lebih
kecil dari yang seharusnya.
Selama
berevolusi mengitari matahari, bumi mengikuti orbit yang berdeviasi
sebesar 2,8 mm dari lintasannya yang benar setiap 29 km. Orbit yang
diikuti bumi tidak pernah berubah karena penyimpangan sebesar 3 mm akan
menyebabkan kehancuran yang hebat. Andaikan penyimpangan orbit adalah
3,1 mm, kita akan hangus dan mati. Subhanallah…[]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar